Al Yasmin Gelar Santri Digital Camp 2026, Bekali 40 Santriwati dengan Ketrampilan Digital

SURABAYA — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Surabaya menggelar Santri Digital Camp 2026 pada 20–24 Oktober 2026. Bekerja sama dengan AKSI Academy, program ini resmi dibuka pada 20 Oktober dengan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Sebanyak 40 santriwati dan pegiat media pesantren dari 20 instansi di Jawa Timur mengikuti kegiatan ini. Sekitar 10 pondok pesantren turut mengirimkan santriwatinya. Untuk mendukung akses peserta terpilih, Al Yasmin menyediakan beasiswa yang mencakup biaya pendidikan, akomodasi, dan atribut kegiatan.

Selama lima hari, peserta akan mengikuti pembelajaran leadership, agentic AI, content creation, entrepreneurship, public speaking, dan broadcasting. Rangkaian materi ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung dakwah dan pengembangan media pesantren.

Founder Pesantren Digipreneur Al Yasmin Helmy M Noor, menyampaikan bahwa santri perlu terbuka terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk memperluas jangkauan dakwah. Melalui Santri Digital Camp 2026, Al Yasmin ingin menghadirkan ruang belajar agar santriwati dapat mengembangkan potensi dan mengambil peran lebih luas di ruang digital.

Dalam pembukaan kegiatan, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, juga menekankan pentingnya kemampuan digital bagi santri. “Santri di era masa kini harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Santri harus membekali diri dengan kemampuan digital agar mampu mengambil peran, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

Melalui Santri Digital Camp 2026, Al Yasmin berupaya memperluas akses pembelajaran digital bagi perempuan muslimah sekaligus memperkuat peran santriwati dalam dakwah dan pengembangan pesantren. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menghasilkan karya dan memperluas jangkauan dakwah melalui media digital.

Share this :